Blog Posts

Mencari Potongan Ujung Selotip

Don't hide, please!

Aku tak percaya bahwa aku masih mencari arti lamanya menunggu dan meniadakan kenangan. Kadang kala aku tak menyadari telah memupuk kenangan hingga subur dan kini berbuah yang tak kalah manis rasanya. Sempat di kala raga genap menyadari kesadaran yang harus segera menaiki tangga masa depan, aku sadar telah memaksa mematikan kenangan. Tapi aku tak tahu maksudnya. Ini seperti dipenuhi nafsu keinginan saja. Seperti bodoh merajai rasa. Romantisme menurut siapa yang bilang kalo takdir selalu romantic? Romantic hanya saat takdir dirasa

Continue Reading

Sekecap Semesta Rasa

Every moments have many taste from all perception

Wahai… Penderma ruh Ada lubang disabotase rasa Ada indah ditikam dikotomi rasa Ada neuro memantik tendensi rasa Iya… ada dan tiada Beda dan sama Simpul kategorisasi subyek Tidak saja baik, tapi ada buruk Tidak saja buruk, tapi ada pula jelek Tidak hanya jelek, tapi ada saja yang indah Siapa sama dikata juara Siapa beda dikata hina Siapa? Beda dan sama ? Beda ataukah sama? Beda atau sama? Diantara beda dan sama. Ada cinta berselingkuh rindu. Ada Tuhan di muka perbedaan

Continue Reading

Kopi Hitam Mbah Kakung

How Cool i am

Aku tidak punya versi cerita detil tentang secangkir kopi. Apalagi memfilosofikannya menjadi sebuah tulisan menginspirasi. Sangat tidak mengerti jenis-jenis kopi dan cara  terbaik untuk menikmatinya. Tapi aku hanya ingin bernostalgia dengan kopi. Waktu kecil aku sangat suka dengan kopi, terutama kopi hitam plus gula. Hingga 10 tahun terakhir aku tak minum kopi sama sekali. Aroma kopi hitam memang terasa lebih asik bagiku walau sebenarnya tidak tahu mana yang paling asik. Padahal kebanyakan penikmat kopi hitam adalah kakek-kakek. Tak peduli mirip selera kakek-kakek atau apalah, aku tak perlu ambil pusing, yang penting

Continue Reading

Kebohongan Berkompromi dengan Bayangan

Shadow of The Cat

Bisa jadi anyaman rasa ini akan berakhir seperti ini saja. Ataukah menjelma menjadi nama lain.  Tidak pakai keraguan terus saja menganyam hingga benang nya habis tak tersisa lagi. Begitu saja menyelami alam rasa tetapi sengaja pura-pura tak tahu kalau alam rasa itu tak memerlukan spekulasi. Begitu saja menangis begitu saja tertawa. Begitu pula kapan benang itu tak bisa disambung lagi. Mega mendung tak mampu lagi disebut kiasan muram. Karena begitu indah lukisannya tergambar di kain batik. Bagaimana jika nestapa kini juga

Continue Reading

SKS Pertemanan

Belajar hingga menutup mata

Ada yang beda dari aku yang dulu. Kuliah adalah aktivitas asyik menambah ilmu dan mendapat logika berpikir baru. Semenjak semester 5 semua itu berbeda, aku mencari sesuatu yang boleh jadi tersembunyi dibalik materi perkuliahan. Akhir-akhir ini aku sadar bahwa tulisan dan ucapan bisa saja berpihak dan jauh dari kebenaran. Apalagi ini? diperkuliahan yang tentu banyak doktrin dan sedikit nasehat. Hati seolah menjadi hal tidak penting untuk diasah ketajamannya. Menurut aku ini misterius.. apa yang berada dibalik ini semua? Aku harus

Continue Reading

Reflektor Wisuda: Mbak Nying-nying

31 Mei 2014 Wisuda

31 Mei 2014 adalah hari pembebasan mbak kosku. Dia merupakan wisudawan dari jurusan tata boga di salah satu universitas negri di Yogyakarta. Siang-siang kita rombongan ke GOR universitas. Tampak ramai di sekitaran jalan menuju ke GOR, di sekeliling gedung banyak pedagang menjual bunga dan pernik wisuda. Pagi-pagi seperti biasa banyak ritual yang harus dilakukan bagi wisudawan. Dandan ke salon, supaya keliatan lebih kece badai. Dari yang ga pernah pakai lipstick dan kebaya plus sepatu berhak tinggi pun siap diterima. Ini

Continue Reading

Aku Planet, Bukan Asteroid

Perenungan Arah Jiwa

Berbeda dengan yang lain. Aku tak terbiasa dengan yang biasa orang lain lakukan. Itu terjadi sejak aku terlepas dari belenggu peraturan manusia. Tepatnya saat aku keluar dari asal daerahku. Yang aku lakukan pertama kali adalah melakukan hal-hal yang tidak pernah aku lakukan. Kemudian aku merenungi apakah itu baik untuk kedepanku atau tidak. Aku harus membuat lubang kubur untuk aku yang dulu. Aku ingin seperti planet-planet di system tata surya. Ia berjalan bersama-sama dengan planet lain sesuai dengan garis orbit tetapi

Continue Reading

Cinta, Mengapa Buta dan Tuli itu Manis?

Akankah cinta pertamaku menjadi cinta terakhir?  Teruslah berpikir demikian hingga kamu terhenti langkah dengan sendirinya. Aku tak bisa berhenti begitu saja sekarang ini karena aku belum juga menemukan dirinya menjadi milik orang lain. Memang naifnya seorang wanita adalah tentang kesetiaannya untuk memiliki yang dia rasa. Seorang wanita punya perasaan lebih tajam ketika ia terjebak dalam situasi saling mengasihi atau dengan kata lain cinta. Taukah kamu cinta pertamaku? Aku menganggapmu sebagai cinta pertama yang belum tergantikan hingga sekarang. Apakah kau juga

Continue Reading

Ketidaktahuan

Mulai lagi mengobrol. Sekian lama semenjak hari-hari berlalu dengan upaya menahan diri dalam menulis. Itu hal yang tidak sebenarnya, ha. ‘ketika’ menjadi satu kata yang sering diuucapkan oleh teman saya atau kata ‘kadang’ juga sering terucap, maka tiadalah menjadi spesial lagi. Benar saja, saya adalah sesosok yang cepat bosan ditambah efek perfeksionis, nah jadilah saya yang beginian. Tiada maksud membuang ide ataupun mengenyampingkan hal entah itu pemborosan ataupun kebakhilan diri. bukan, bukan itu semua. aku tak tahu.. suwer,, setiap kata

Continue Reading

Antara Idealitas dan Muslimah

Bunga muslimah

Bagaimana bisa berdaya walau dengan ketiadaan. terjaring beberapa kejenuhan yang memuncak menginginkan perubahan. ada yang bilang kalo orang yang sering bosan itu berbahaya karena tidak berbakat istiqomah. ya ampyuuuun apa ini? lalu bagaimana dengan kalimat orang itu harus bergerak maju. nah lo… g terlalu diambil pusing sih, tapi bukan aku namanya kalo g mengutamakan rasionalitas. sering kali kita membenturkan idealitas pada realitas. beuuuh sering banget tuh.. realitas disalahkan bagai kambing hitam tapi kambing itu tiap waktu berganti warna. karena realitas

Continue Reading

Site Footer