Genggaman Erat

Genggaman Erat

Perlahan-lahan aku mulai berjalan Karena pelarianku telah terkejar Aku berteduh untuk sekedar melihat hitamnya kaki Saat nafas ini masih ter-engah Ada tangan mencoba menggapaiku Tangan itu menarikku Sekejab, genggaman itu menjadi erat Kita pun berlari lagi Ku tatap mukanya Siapa? Ku bertanya Dia tersenyum datar, dan berpaling muka ke arah depan lagi Kemudian Kita berlari lagi Siapa! Ku bertanya dengan nada memaksa Senyumnya makin lebar, Tapi tak jua dia menjawab Kesal, Tapi, Senyumnya tak membiarkanku melepaskan tanganya Di balik bangunan

Continue Reading

Bisakah Kau Mengartikan Maksud Janjimu?

don't ever be foolest thing...

Jangan kau mengucap janji padaku, aku tak akan mempercayainya, Maaf. Saat kau bilang akan datang, itu berarti kau tidak akan datang. Saat kau bilang akan menuliskan sesuatu untukku, maka kau benar-benar pergi tanpa berkata lagi. Jangan ada lagi melepas janji, aku akan menutupnya jika kau tak bisa melakukannya. Saat kau bertanya dengan antusiasnya, muncullah satu peluang aku menjadi yang terbodoh disini. Apakah benar diantaranya ada rasa yang kuharap? Dan memang nyata, apa yang terjadi hanya mengisahkan kebodohan dari yang terbodoh.

Continue Reading

Sekecap Semesta Rasa

Every moments have many taste from all perception

Wahai… Penderma ruh Ada lubang disabotase rasa Ada indah ditikam dikotomi rasa Ada neuro memantik tendensi rasa Iya… ada dan tiada Beda dan sama Simpul kategorisasi subyek Tidak saja baik, tapi ada buruk Tidak saja buruk, tapi ada pula jelek Tidak hanya jelek, tapi ada saja yang indah Siapa sama dikata juara Siapa beda dikata hina Siapa? Beda dan sama ? Beda ataukah sama? Beda atau sama? Diantara beda dan sama. Ada cinta berselingkuh rindu. Ada Tuhan di muka perbedaan

Continue Reading

Site Footer